Thursday, April 28, 2016

JASA RAHARJA (Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Dan Penumpang Umum)


UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965

  1. Korban yang berhak atas santunan yaitu
    Setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan
  2. Jaminan Ganda
    Kendaraan bermotor Umum (bis) berada dalam kapal ferry, apabila kapal ferry di maksud mengalami kecelakaan, kepada penumpang bis yang menjadi korban diberikan jaminan ganda
  3. Penumpang mobil plat hitam
    Bagi penumpang mobil plat hitam yang mendapat izin resmi sebagai alat angkutan penumpang umum, seperti antara lain mobil pariwisata , mobil sewa dan lain-lain, terjamin oleh UU No 33 jo PP no 17/1965
  4. Korban Yang mayatnya tidak diketemukan
    Penyelesaian santunan bagi korban yang mayatnya tidak diketemukan dan atau hilang didasarkan kepada Putusan Pengadilan Negeri

UU No 34 Tahun 1964 Jo PP No 18 Tahun 1965

  1. Korban Yang Berhak Atas Santunan, adalah pihak ketiga yaitu :
  • Setiap orang yang berada di luar angkutan lalu lintas jalan yang menimbulkan kecelakaan yang menjadi korban akibat kecelakaan dari penggunaan alat angkutan lalu lintas jalan tersebut, contoh : Pejalan kaki ditabrak kendaraan bermotor
  • Setiap orang atau mereka yang berada di dalam suatu kendaraan bermotor dan ditabrak, dimana pengemudi kendaran bermotor yang ditumpangi dinyatakan bukan sebagai penyebab kecelakaan, termasuk dalam hal ini para penumpang kendaraan bermotor dan sepeda motor pribadi
  1. Tabrakan Dua atau Lebih Kendaraan Bermotor
  • Apabila dalam laporan hasil pemeriksaan Kepolisian dinyatakan bahwa pengemudi yang mengalami kecelakaan merupakan penyebab terjadinya kecelakaan, maka baik pengemudi mapupun penumpang kendaraan tersebut tidak terjamin dalam UU No 34/1964 jo PP no 18/1965
  • Apabila dalam kesimpulan hasil pemeriksaan pihak Kepolisian belum diketahui pihak-pihak pengemudi yang menjadi penyebab kecelakaan dan atau dapat disamakan kedua pengemudinya sama-sama sebagai penyebab terjadinya kecelakaan, pada prinsipnya sesuai dengan ketentuan UU No 34/1964 jo PP No 18/1965 santunan belum daat diserahkan atau ditangguhkan sambil menunggu Putusan Hakim/Putusan Pengadilan
  1. Kasus Tabrak Lari
    Terlebih dahulu dilakukan penelitian atas kebenaran kasus kejadiannya
  2. Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Kereta Api
  • Berjalan kaki di atas rel atau jalanan kereta api dan atau menyebrang sehingga tertabrak kereta api serta pengemudi/penumpang kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan akibat lalu lintas perjalanan kerata api, maka korban terjamin UU No 34/1964
  • Pejalan kaki atau pengemudi/penumpang kendaraan bermotor yang dengan sengaja menerobos palang pintu kereta api yang sedang difungsikan sebagaimana lazimnya kerata api akan lewat , apabila tertabrak kereta api maka korban tidak terjamin oleh UU No 34/1964

PENGECUALIAN

  1. Dalam hal kecelakaan penumpang umum atau lalu lintas jalan
  • Jika korban atau ahli warisnya telah memperoleh jaminan berdasarkan UU No 33 atau 34/1964
  • Bunuh diri, percobaan bunuh diri atau sesuatu kesengajaan lain pada pihak korban atau ahli waris
  • Kecelakaan-kecelakaan yang terjadi pada waktu korban sedang dalam keadaan mabuk atau tak sadar, melakukan perbuatan kejahatan ataupun diakibatkan oleh atau terjadi karena korban memiliki cacat badan atau keadaan badaniah atau rohaniah biasa lain.
  1. Dalam hal kecelakaan yang terjadi tidak mempunyai hubungan dengan resiko kecelakaan penumpang umum atau lalu lintas jalan
  • Kendaraan bermotor penumpang umum yang bersangkutan sedang dipergunakan untuk turut serta dalam suatu perlombaan kecakapan atau kecepatan
  • Kecelakaan terjadi pada waktu di dekat kendaraan bermotor penumpang umum yang bersangkutan ternyata ada akibat gempa bumi atau letusan gunung berapi, angin puyuh, atau sesuatu gejala geologi atau metereologi lain.
  • Kecelakaan akibat dari sebab yang langsung atau tidak langsung mempunyai hubungan dengan, bencana, perang atau sesuatu keadaan perang lainnya, penyerbuan musuh, sekalipun Indonesia tidak termasuk dalam negara-negara yang turut berperang, pendudukan atau perang saudara, pemberontakan, huru hara, pemogokan dan penolakan kaum buruh, perbuatan sabotase, perbuatan teror, kerusuhan atau kekacauan yang bersifat politik atau bersifat lain.
  • Kecelakaan akibat dari senjata-senjata perang
  • Kecelakaan akibat dari sesuatu perbuatan dalam penyelenggaraan sesuatu perintah, tindakan atau peraturan dari pihak ABRI atau asing yang diambil berhubung dengan sesuatu keadaan tersebut di atas, atau kecelakaan yang disebabkan dari kelalaian sesuatu perbuatan dalam penyelenggaraan tersebut.
  • Kecelakaan yang diakibatkan oleh alat angkutan penumpang umum yang dipakai atau dikonfliksi atau direkuisisi atau disita untuk tujuan tindakan angkatan bersenjata seperti tersebut di atas
  • Kecelakaan yang diakibatkan oleh angkutan penumpang umum yang khusus dipakai oleh atau untuk tujuan-tujuan tugas angkatan bersenjata.
  • Kecelakaan yang terjadi sebagai akibat reaksi atom

PENGERTIAN AHLI WARIS

  1. Ketentuan Ahli Waris
    Dalam hal korban meninggal dunia, maka santunan meninggal dunia diserahkan langsung kepada ahliwaris korban yang sah, yaitu :
  • Janda atau dudanya yang sah
  • Dalam hal tidak ada janda/dudanya yang sah, kepada anak-anaknya yang sah
  • Dalam hal tidak ada janda/dudanya dan anak-anaknya yang sah kepada orangtuanya yang sah
  1. Disamakan kedudukannya dengan anak dan orangtua sah
  • Pengertian dari anak dan orangtau sah tidak selalu pengertian anak kandung dan orangtua kandung, akan tetapi anak tiri dan orangtua tiri disamakan kedudukannya sebagai ahliwaris sah
  • Demikian juga anak angkat dan orangtua angkat disamakan kedudukannya sebagai ahliwaris sah apabila telah mendapat putusan dari pengadilan Negeri atau instansi berwenang lainnya

Prosedur Santunan

1. CARA MEMPEROLEH SANTUNAN

  • Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat
  • Mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan :
    • Keterangan kecelakaan Lalu Lintas dari Kepolisian dan atau dari instansi berwenang lainnya.
    • Keterangan kesehatan dari dokter / RS yang merawat.
    • KTP / Identitas korban / ahli waris korban.
    • Formulir pengajuan diberikan Jasa Raharja secara cuma-cuma

2. BUKTI LAIN YANG DIPERLUKAN

  • Dalam hal korban luka.luka
    • Kuitansi biaya rawatan dan pengobatan yang asli dan sah.
  • Dalam hal korban meninggal dunia
    • Surat kartu keluarga / surat nikah ( bagi yang sudah menikah )

3. KETENTUAN LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN

  • Jenis Santunan
    • Santunan berupa penggantian biaya rawatan dan pengobatan (sesuai ketentuan)
    • Santunan kematian
    • Santunan cacat tetap
  • Ahli Waris
    • Janda atau dudanya yang sah.
    • Anak-anaknya yang sah.
    • Orang tuanya yang sah
  • Kadaluarsa
    Hak santunan menjadi gugur / kadaluwarsa jika :
    • Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan.
    • Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hak dimaksud disetujui oleh jasa raharja

Jumlah Santunan

Besarnya santunan UU No 33 & 34 tahun 1964, ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI  No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008
Jenis Santunan Angkutan Umum
Darat/Laut Udara
Meninggal Dunia Rp.25.000.000,- Rp.50.000.000,-
Catat Tetap (maksimal) Rp.25.000.000,- Rp.50.000.000,-
Biaya Rawatan (maksimal) Rp.10.000.000,- Rp.25.000.000,-
Biaya Penguburan Rp.2.000.000,- Rp.2.000.000,-

Sistem Pembayaran Premi

Dasar Hukum Pelaksanaan

  • UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang jo. PP No.17 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
  • UU No.34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan jo. PP No.18 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
  • Pembayaran Premi dalam program asuransi kecelakaan pada PT Jasa Raharja dikenal dengan 2 (dua) bentuk yaitu Iuran Wajib (IW) dan Sumbangan Wajib (SW).
  • Iuran Wajib dikutip atau dikenakan kepada penumpang alat transportasi umum seperti kereta api, pesawat terbang, bus dan sebagainya (pasal 3 (1) a UU No.33/1964 jo pasal 2 (1) PP No.17/1965). Sedangkan khusus penumpang kendaraan bermotor umum di dalam kota dan Kereta Api jarak pendek (kurang dari 50 km) dibebaskan dari pembayaran iuran wajib tersebut
  • Sumbangan Wajib dikutip atau dikenakan kepada pemilik/pengusaha kendaraan bermotor (pasal 2 (1) UU No.34/1964 jo pasal 2 (1) PP No.18/1965).
  • Untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Santunannya di atur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
  • Untuk Iuran Wajib dan santunannya diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut dan Udara.
  • Iuran Wajib
    Setiap penumpang yang akan menggunakan alat transportasi umum membayarkan iuran wajib yang disatukan dengan ongkos angkut pada saat membeli karcis atau membayar tarif angkutan dan pengutipan ini dilakukan oleh masing-masing operator (pengelola) alat transportasi tersebut
  • Sumbangan Wajib
    Pembayaran SW dilakukan secara periodik (setiap tahun) di kantor Samsat pada saat pendaftaran atau perpanjangan STNK

Besaran Premi dan santunan

  • Untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Santunannya di atur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
  • Untuk Iuran Wajib dan santunannya diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut dan Udara.
  • Iuran Wajib
    Setiap penumpang yang akan menggunakan alat transportasi umum membayarkan iuran wajib yang disatukan dengan ongkos angkut pada saat membeli karcis atau membayar tarif angkutan dan pengutipan ini dilakukan oleh masing-masing operator (pengelola) alat transportasi tersebut
  • Sumbangan Wajib
    Pembayaran SW dilakukan secara periodik (setiap tahun) di kantor Samsat pada saat pendaftaran atau perpanjangan STNK

Teknis Pengutipan Premi

  • Iuran Wajib
    Setiap penumpang yang akan menggunakan alat transportasi umum membayarkan iuran wajib yang disatukan dengan ongkos angkut pada saat membeli karcis atau membayar tarif angkutan dan pengutipan ini dilakukan oleh masing-masing operator (pengelola) alat transportasi tersebut
  • Sumbangan Wajib
    Pembayaran SW dilakukan secara periodik (setiap tahun) di kantor Samsat pada saat pendaftaran atau perpanjangan STNK

Wednesday, April 6, 2016

RevenueHits: Tak Sebagus Adsense, Terbaik dari Alternatif Adsense Lainnya

Ya, kata-kata pada judul di atas bukanlah kata-kata saya, tapi itu adalah pengakuan dari RevenueHits sendiri.
Agak aneh memang, ketika semua mengaku yang terbaik, RevenueHits malah mengaku tidak sebagus Adsense, tapi berani menjamin bahwa ia adalah pilihan alternatif terbaik selain Adsense. Rupanya mereka rela menjadi nomor dua, hehe….

Tapi benarkah demikian?
Jika melihat dari hasil selama 8 hari terakhir saya menggunakannya, hasilnya memang tidak mengecawakan, dengan total pendapatan dalam kurun waktu 8 hari sebesar

Friday, April 1, 2016

Cerita Rakyat Sumatera Selatan : Dayang Torek (English-Indonesia)

The Legend of Silampari

Once upon a time, in Ulak Lebar village located in Sindang Kelingi Ilir Lubuk Linggau South Sumatera, there lived a very beautiful girl with a charming face and long black hair. Her name was Dayang Torek.
There were many people fascinated on Dayang Torek’s beauty, so story

Monday, February 15, 2016

Sometimes I just hate my self so much.
Haha, malam ini kamu harus tahu satu rahasia, menangis tak baik untuk orang yang sedang flu.

Monday, January 25, 2016

Berjuang

Dan untuk seseorang yang baru saja berkata..
"yang penting kan di coba dulu, kalau lu udah nyoba dan ternyata susah berarti lu ga lagi beneran berjuang."

Karena sepertinya berjuang tak sesederhana teorimu, tuan. Bahkan boleh jadi tak sebercanda obrolan kita. Haha. Tak perlu terlalu serius untuk

Friday, January 22, 2016

Percuma?

Maaf, malam ini aku jadi pecundang lagi.
Iya, lagi-lagi aku hanya berani mengutukimu dari kamarku.
Membenci tiap huruf yang tertera di chat room kita.
Dan untuk kesekian kalinya aku menangisimu dengan percuma.
Benar kan? Semuanya hanya akan jadi sesuatu yang sia-sia.

Haha, berani apa aku jika sudah berurusan dengan namamu.
Sebab sepertinya semenjak aku benci segala hal tentang rindu,
kau malah semakin sering menguasai semua masalah yang ada.
Dan sekali lagi, seperti yang kau tau, ini semua akan jadi hal sederhana yang percuma. Iya, percuma.

Good night.
Putri

Percayalah, itu AKU..


~

1...2...3..

 
  

-Someday (OST A Little Thing Called Love)

Thursday, January 14, 2016

Love Story?

Sekarang aku duduk di kelas XI SMA, masih dengan suasana yang sama. Aku masih satu kelas dengan makhluk-makhluk yang sama. Meskipun ada beberapa yang baru, bagiku itu tidak terlalu memberikan dampak bagiku. Masa SMA yang membosankan menyenangkan.
Sudah dua minggu ini semester dua dimulai, ada satu materi pelajaran yang bagiku sedikit aneh. Bagaimana tidak, materi ini dimulai dengan curhatnya si guru tentang kisahnya dengan suaminya yang sebelumnya LDR as know as Long Distance Relationship atau cinta jarak jauh yang berhasil dia jalani tujuh tahun, dengan perbedaan usia yang lumayan jauh. Dan ternyata materi pertama di tahun baru ini adalah “EXPRESSING LOVE”. Ya, itu materi pelajaran Bahasa Inggris. Awalnya aku hanya berfikir sederhana, ah palingan materine mentok neng ngungkapne cinta neng keluarga, nek ora yo adoh-adoh e kisah romeo juliet (ah mungkin paling mentok materinya mengungkapkan cinta ke keluarga, kalau tidak ya paling jauh tentang kisah romeo-juliet). Tapi diluar dugaan, it’s the real ‘ngungkapin cinta’ guys!
Dihari pertama kami sekelas ngotot untuk melewatkan pelajaran ini dengan alasan sederhana ‘kami udah pinter mam materi ini’. Bagaimana tidak, dibuku isinya mengungkapkan cinta, merespon ungkapan cinta, dan paragraf naratif ataupun dialog tentang cinta. Malah teman sekelasku ada yang sudah puluhan kali naksir, pedekate-an, pacaran, patah hati dan mulai naksir orang lain lagi. Haha, bagiku ini materi yang sedikit absurd sih ya.
Dan pada pertemuan kedua, guru itu memberi tugas menulis love story. It’s mean that we must write a love story. Real love story? Awalnya seperti itu, tapi berhubung kami hidup pada zaman dimana kamus dan otak kalah dengan googling, jadi mayoritas dari kami hanya copy-paste. Kebanyakan sih bukan hanya tidak bisa mengarang bebas tentang kisah cinta nya di zaman putih abu-abu atau putih biru, tetapi rasanya aneh saja membuat cerita cinta dan harus di bacakan di depan kelas. Kami belum siap curhat massal untuk masalah ini, terutama beberapa makhluk di dunia ini memilih untuk menjadi pengagum rahasia saja, mengertilah…
Alhasil di hari presentasi (eh apa ya namanya?) terbongkarlah bahwa sebenarnya masih ada makhluk di kelas yang dengan santainya bercerita tentang kisahnya. Dan ada satu orang yang menceritakan tentang ‘first date nya’. Ini bocah berani amat batin ku. Bagaimana tidak, semua kejadian diungkapkan, it’s crazy right? Saat itu aku hanya diam, berkata seenaknya saja “ah, kalu aku mah daripada curhat depan umum pas SMA, mendingan ntar cerita ke anak-anakku gimana love story dari bokap nyokapnya”. Dan teman sebangkuku menjawab seenaknya juga “kisah cinta mana yang bakal kamu ceritain? Lu kan jones”
Karena ceritta selanjutnya mengorbankan beberapa nyawa dan menyedihkan, mungkin langsung skip aja deh ya… Heehee
Dan yang ke dua adalah bagianku, aku maju dengan wajah pasrah karena ceritaku sudah pasti tidak akan se-menarik kisah nyata temanku yang pertama maju. Dengan wajah polos aku memulai cerita dengan kalimat : “I think I haven’t interesting story like Pandu’s story, but I’ll tell a story from movie.” Dan entah kesambet apa teman sebangkuku langsung berteriak, “Iyo uduk real story tapi ceritane podo kan Nan karo cerita cintamu? Nyesek tok”. Seketika sekelas tertawa. Dan demi apapun aku akan membunuh teman sebangkuku seandainya dia bukan anak silat dan dia belum pernah membaca buku harianku.Alhasil, aku hanya mampu mengutukinya dari depan kelas.
Dan, aku hanya melanjutkan kalimatku dengan “I think Nadia was right, although it isn’t real story, but it can be a confession indirectly.” Dan lagi-lagi itu hanya jadi kalimat yang menguap sebelum aku berani mengatakannya. Dan selanjutnya, semua cerita hanya ku baca sampai selesai.