.>

Thursday, December 3, 2015

Sket Wajah? When will you see it?

Selamat bulan Desember!
Today I wanna tell you about "draw"
Kenapa gambar? check this outt!

"Dek, mba gambar si doi. Mirip gak? kata remaja itu sambil mengeluarkan buku gambar bak siswa SD yang ngotot kalo gambrnya bisa dapat nilai 80.
"Haha, mirip mba. Cuma mulut, hidung, sama mukanya aja yang gamirip", sahutku cengengesan.
"yakaliii.. itu artinya gamirip", katanya kecewa bak ternyata gambarnya cuma dapat nilai 65 dan si Guru bilang 'coba lagi'
"Haha, engga engga mbak, itu bagus kok. Aku ngerti kok itu siapa, artinya mirip kan? Cuma mbak gambarnya di buku gambar gede banget sih, coba di HVS dulu ato buku gambarnya dibagi dua, jadi ngarsirnya enak. Tapi mendingan kok bagusan ini daripada yang kemarin mba tunjukin", jawabku lagi-lagi sok menggurui.
"Iya ya dek? Semalem mba gambar sampe jam 12 padahal. Tapi kata dia bagus kok.", jawabnya lagi.
"emang bagus mbak, ah aku mau pamer juga" kataku sambil nunjukin gambar seseorang.
"wesss itu si blablabla kan dek? miripppp!" katanya antusias.
"Nan, liattt!!!" kata seorang teman lagi, panggil saja Arya. Kemudian aku memberikannya. "Aku mau tanya ketemen-temen kenal ga sama gambar ini", tambahnya.
"Alah, orangnya aja gaterima digambarin gitu -_- Yang gamirip lah ini lah itulah. marai kagol pancenan.", timpalku singkat sambil memasukkan beberapa buku kedalam tas.
"Haha, pancen ra terimoan." tambah Mba Widi singkat.
Beberapa detik kemudian Arya udah balik ke bangku ku, "Nan pada kenal kok sama ni poto. Bagus sih" katanya.
"Haha, siapa dulu yang gambar." kataku dengan muka ala Bandung bondowoso yang berhasil bangun candi dalam semalam.
"Hahaha, udah gambar siapa aja Nan?" kata mba Widi.
"Siapa ajaa yaaa? Aku sendiri, bapak, mamak, mbak Widya, Mba Wulan, Ana, Pandu, Rayhan, Mala, Ipan, terus ada temen ku lomba di Palembang kemarin 2, yang banyak anime-anime gitu, sama...", aku berhenti bicara.
"Sama siapa hayooo?" kata mba Wididengan muka cengengesan.
"Samaaa kamuuu haha kalo kamu mau bayar aku 100rb wekkkk", kataku sambil ngacir nyelametin binder yang isinya sketsa gambar. Terus nyelametin binder satunya lagi yang tak jadiin diary.
"elehhh! delaah nan nan. wegah aku mbok kon bayar. wekkkk! Enak banget ya yang mbo gambarin tanpa dia minta. Mau juga nannnn" katanya lagi.
"Haha yadoonggg" jawabku sambil pasang muka songong sok benerin kacamata yang sebenernya udah bener.

Kemudian aku kabur ke kantin beli AQ*A di kantin.
Pas balik ke kelas liat binder sketsa itu, ngomong dalem hati, "Ah, coba kamu ngerti ya kalo aku sering gambar kamu diem-diem. Hahaha. Mungkin kamu bakalan tau kenapa aku sampe apal bentuk muka kamu." sambil lap air, iya air AQ*A yang netes kayak iler~

Cerita macam apa iniii?? Abaikan cerita SPAM kayak gini hahaha. Selamat bulan Desember!
Wish? Semoga pada akhirnya ada waktu yang tepat buat nunjukin gambar itu ke lu :')
Byeee!!
Post a Comment