.>

Saturday, October 31, 2015

Jadi?

Aku, dalam diamku.
Dalam semua bentuk yang ku sebut rindu,
Aku sampaikan dengan caraku.

Aku, dalam diamku.
Dalam setiap kata yang tak sanggup terucap,
Aku tuliskan dengan caraku.

Aku, dalam diamku.
Masih menyebut satu nama yang sama.
Dalam setiap rindu dan kata yang tak sanggup terucap.
Masih sama, sama lagi, dan akan selalu sama.


Percaya atau tidak akan selalu ada seseorang yang berhasil membuatmu bertahan bertahun-tahun. Membuatmu tetap setia berada ditempatmu meski kau tau dia boleh jadi tak pernah melihat ke arahmu. Ini bukan bodoh, sungguh.

Bukankah tidak ada yang salah dalam urusan yang bernama cinta ini? Bukankah setiap dari kita punya hak untuk itu?

Ini tak pernah rumit, kan?
Hanya mungkin aku saja yang membuatnya jadi berbeda. Iya, cinta dalam diam.


Aku, dalam diamku.
Dalam semua bentuk yang ku sebut rindu,
Aku sampaikan dengan caraku.

Aku, dalam diamku.
Dalam setiap kata yang tak sanggup terucap,
Aku tuliskan dengan caraku.

Aku, dalam diamku.
Masih menyebut satu nama yang sama.
Dalam setiap rindu dan kata yang tak sanggup terucap.
Masih sama, sama lagi, dan akan selalu sama.

Jadi, akankah kamu tetap bertahan ditempatmu?
Post a Comment