.>

Thursday, October 2, 2014

Hujan

Sound track : Afgan - Tanpa Bahasa
---------------------------------------------  ---------

"Ups.. maaf yaa.."
"Kenapa sih Nan.. Kok dari tadi cuek banget sama aku?" kata Fio. "Ah.. enggak nah.. Aku gapapa kok. hehehe. maaf lagi gaenak badan aja." balasku. "Cerita kek. apa kek. Gaenak dicuekin kamu." katanya lagi. "Aku gapapa.. biasa aja kalii.. hahaha." kataku lagi sambil mulai memakan bekal di wadah bening yang sebenarnya milik mbakku. Bekal yang sudah disiapkan mamakku tadi pagi. Ah mamak, I love you :)

Ah.. ini suapan terakhir dan bel sudah berbunyi. Tapi seperti biasa, kelasku masih santai. Ribut ini itu, lari kesana kemari. Kadang aku lupa kalau aku sudah SMA. Ah.. SEPATU (singkatan SepuluhMiaSatu).. Mungkin kalian semua yang memiliki peran cukup besar untuk bahagiaku :)

Minggu-mnggu yang cukup berat bagiku. Setelah seminggu full mengejar ketertinggalanku. Lima minggu sudah aku menguatkan diriku. Ahya, terlebih mbakku juga menyarankan agar aku menyibukkan diri agar tak terlalu jatuh dan sakit.

Dan ini titik dimana aku memang butuh teman. Aku lelah. Dan kamu hadir... Selalu hadir..

Ternyata benar, kadang bercerita memang membuatmu lebih kuat. Dan menangis itu takkan membuatmu terlihat lemah. Karena selalu ada sosok yang akan menghapus air matamu. bahkan saat kau tak menyadarinya.

Benar saja, karena kadang perasaan yang kamu simpan rapat-rapat, kekecewaan yang sudah kamu pendam, terkadang meluap-luap jauh dari sekedar aku benci! tapi ini terasa seperti... Ah aku masih tak tau bagaimana cara menjelaskannya.

Tapi ini lebih dari sekedar demam tinggi hingga kamu lupa bagaimana rasanya tidur nyenyak, dan sialnya kamu harus minum pil-pil raksasa yang teramat pahit. tapi tak juga membuatmu mampu bangun dari ranjang empukmu yang berubah jadi ranjang penuh keringat dinginmu. Ah.. :'D

Tengah malam. Entah kenapa aku selalu nyaman bercerita padamu pada jam-jam seperti ini. Damai.. Tentram.. Hanya aku dan kamu.. Apalagi beberapa hari yang lalu, ditemani rintik hujan, denting jam, dan kamu membuat semuanya menjadi lebih hangat.

Dan...

Saat nyamanku..
Aku harus tau..
Kita hanya akan berhenti sejauh ini..
Akan berhenti, meski aku belum tau kapan. Aku tau itu akan terjadi..
Meski aku tak pernah berharap itu terjadi..

-RR-


Post a Comment