.>

Friday, November 29, 2013

Kamu Selalu Dominan Di Hatiku !



                “Aku capek satu sekolah sama mereka, Nda. Aku pengen satu sekolah sama kamu aja !” katanya sambil menangis dipelukanku.
                Sekarang fikiranku kembali pada pertemuan pertama kami, Sembilan tahun yang lalu. Aku masih ingat benar bagaimana pertama kali kami bertemu. Aku masih ingat saat aku dikepang dua, dan dia berambut pendek. Berseragam putih merah. Dan masing-masing dari kami masih sering menangis, enggan sendiri di sekolah. Tak berani menatap satu sama lain. Malu.
                Tapi tak lama, dua hari berselang kami sudah berubah. Bisa dibilang ‘tidak punya malu’ lagi. Kami mulai saling membutuhkan. Aku menyayanginya. Dia memang teman pertamaku, karena aku memang tak sempat duduk di bangku taman kanak-kanak. Panggil saja dia Vati. Sahabat yang paling berarti bagiku. Kakak ketigaku. Kekasih sekaligus ibuku.
                Enam tahun pertama, kami masih satu sekolah. Bertemu enam kali dalam seminggu. Ditambah lagi waktu bermain kami yang kadang membuat kami berjam-jam berdua. Aku masih ingat ribuan hal konyol yang kami lakukan bersama. Ada satu kenangan yang tak akan pernah aku lupakan. Yaitu saat