.>

Saturday, September 21, 2013

” UNTUK GURUKU “


Hari ini tak adalagi Puisi yang ku tulis untukmu Hari ini tiada lagi Kata-kata indah yang ku ungkapkan padamu Semua terdiam dan termangu Hanya air mata yang menetetes di pipimmu Oh guruku, hapuslah air matamu Kutaksanggup melihat semua itu Sungguh aku sayang. . . . . . . . . . .Padamu kuucapkan sejuta terimakasih Karenamu tinggalkan kenangan Yang tak terhapuskan Kaulah pelipur hati disaat lara Guruku, disaat suka dan duka Sejuta kenangan indah Kala canda tawa….BersamamuAku belajar untuk membaca Kepadamu aku berlatih tentang asa Kau lukiskan indahnya mega Kau tuturkan tulusnya surya Kini kau berada didepan kami Kau harus melangkah meninggalkan kami Untuk teruskan perjalanan . . . . . . .Ku tak kuasa melihat semua ini Kutak mampu melihat airmatamu Yang terus menetes Hingga luluhkan hatiku Haruskah kuteteskan airmata ini Haruskan kupeluk kau dan tak pernah Kulepas lagi Hanya kaulah teladanku. . .. . .Hati yang dulu mampu tersenyum.. Kini hanya terharu dan pilu Mengapa ini semua Begitu cepat berlaluMasa depan yang cerah Itu harapanku Mengejar cita, itu perintahmu Sungguh begitu tulus kasihmu Begitu besar pengorbananmu Meski aku sering menentangmu Walau aku selalu menyangkalmu Kau tetap berdiri didepan Untuk mengajariku Kau tetap bercerita Tentang indahnya dunia. . . .Kekayaan yang paling berharga dihatiku Adalah aku pernah memilikimu Dan kebahagiaan yang paling inidah dalam hidupku Adalah saat ku menatap wajahmu Jangan menangis guruku Janganlah kau bersedih hati Dan biarlah kau hanya menjadi Bayang indah yang harus kukenang Pergi, kita semua harus pergi Untuk lepaskan kebersamaan inijati dirimu pancarkan cahaya ilmu yang menuntunku disetiap waktu yang mengiringi disetiap langkahku yang menerangi didalam kehidupanku dan hanya terimakasih yang mampu ku ucapkan padamuBiarkanlah kami melangkah pergi Untuk teruskan perjalanan ini Semua kisah yang pernah terjadi Tetap kenanglah didalam Hati. me photo fff_zps898bdeb0.jpg
Post a Comment