.>

Sunday, September 8, 2013

Best Prince in My Fantasy World

Senja yang biru..
Aneh memang, aku pun berfikir hal yang sama..
Tapi lihatlah langit masih membiru seolah memintaku untuk berhenti sekejap, menenangkan detak jantungku yang sedari tadi berdetak lebih cepat dari seharusnya..

Tapi aku tak perduli..

Ku lewati sawah-sawah yang masih menghijau..
Menggayuh satu-satu hingga ratusan bahkan ribuan meter..
Meninggalkan lambaian batang-batang padi yang memaksaku untuk tetap memperhatikan mereka..
Memanggil menyebut meneriaki agar aku berhenti..

Tapi tak apa daya mereka..
Dan.. Sebenarnya apa dayaku..
Aku tetap memilih meninggalkan mereka..

Kini yang kulihat sudah berbeda..
bebrapa anak berlari menghampiri bapaknya yang sedari tadi sibuk membenarkan posisi bohlam yang membiaskan warna putih itu..
Ah.. mereka tau bagaimana menarik pelanggan..
Aku hanya tersenyum..

Satu menit, dua menit, bahkan setengah jam berlalu..
Hingga kakiku yang sudah sekian lama tak terlatih ini terbiasa mengayuh..
Sepeda hitamku sudah melesat hingga ke perbatasan..

Ku dengar sekali lagi..
Lagu yang berasal dari music box itu mengalun kembali...
Lagu-lagu klasik itu sudah habis terputar..


Aku lihat kau disana..
Aku percepat gayuhan sepedaku, mendekatimu yang berdiri membelakangiku
Membuat siluet diantara lampu-lampu toko yang sedari tadi berubah dari merah, biru, hijau..
Berganti-ganti, senada dengan degup jantungku..



Tanpa ada hujan..
Tanpa ada apapun..
Tak pernah ada yang tau
Sungguh, entah perasaan atau apalah yang membuat dada ini sesak...
Detaknya yang tak menentu..
Dan keluh yng tak tertahan...

Aku diam, mengatur nafas.
Kau berbalik arah..
Aku diam lagi..

"Sorry, ini puyamu. Kemaren kebawa aku. Jadi kamu yang repot kesini"

Aku tertawa tertahan..

Dan taukah kamu ?
Bahkan langit yang mulai menenggelamkan warna merah ini kalah indahnya dengan senyumanmu..
Sungguh, aku membenci senyummu...
Karena itu mampu membutku tak tau lagi apa yang aku fikirkan..
Aku tak mampu memikirkan orang lain lagi..
Ya Tuhan, jangan katakan aku jatuh cinta..

Aku memang hny penggemar rahasiamu..
Yang setiap hari disampingmu..

Seolah tak pernah mencintaimu..
Bukan.. Bukan...
Maksudku mengagumimu...

Tahukah kamu, kamu pangeran dikehidupanku..
Tapi sayangnya hanya di kehidupan semuku..
You're best prince in my fntasy world..

Aku memutar sepedaku, mengucapkan sedikit kalimat persahabatan kita..

We have a dream.
Wherever you will go..
We are best friend.
We will always walk together.

Aku harus pulang..

Jaga dirimu..
Post a Comment