Friday, August 30, 2013

Manusia Setengah Ular

Hari ini aku mau curhat..
Iya, bener-bener curhat. :(
Nih kan, ceritanya bermula saat aku berangkat sekolah 2 hari yang lalu !

Jadi sebenernya gini ceritanya. Kulit ku itu gak tahu kenapa udah 2 tahun ini emang suka ngelupas kalau abis berjerawat. Tapi, temen-temen lama ku udah tahu, dan mereka gak pernah bilang aneh-aneh ke aku.
Tapi, tiba-tiba 2 hari yang lalu, dan kulitku seperti itu lagi.
Waktu sampai di depan kelas, aku langsung ditanya temanku. 
dia : "Put, kenapa tuh mukamu ?"
aku: "Biasalah, aku emang kalo abis jerawatan suka gini"

My School, SMPN L. Sidoharjo

SMP Negeri L. Sidoharjo

Assalamualaikum..
Hari ini saya akan membahas sekolah saya tercinta.. (yang diatas tuhh)
Sekolah yang sangat-sangat berkesan bagi saya..
Ya, di sekolah inilah saya melewati masa remaja. (iyo opo?)


Wednesday, August 28, 2013

Seni Musik Prasejarah di Indonesia


Pengertian seni menurut beberapa ahli :
1.      1. Ki Hajar Dewantara. Seni merupakan segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indahhingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia. 
2. Prof. Drs. Suwaji Bastomi.Seni adalah aktivitas batin dengan pengalaman estetik yang dinyatakan dalam bentuk agung yangmempunya daya membangkitkan rasa takjub dan haru.
3. Drs. Sudarmadji.Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media bidang,garis, warna, tekstur, volume dan gelap terang.
4. Enslikopedia Indonesia.Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahannya orang senangmelihatnya atau mendengarkannya.


 Seni Musik


  Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:
-          Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
-          Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya. 
-          Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

True Best Friends



Heii.. Heii..
Hari ini saya mau posting tentang sahabat-sahabat terbaik saya sepanjang masa..
Uhuuiiyy.....
Yang namanya ada nih boleh koprol-koprol kok.
Heheheh...
Bagi saya sahabat itu keluarga kedua setelah saudara kandung saya. Mereka lah kekuatan, penyemangat dan penghibur terbaik bagi saya.
Mereka ada di saat saya butuh, selalu menjaga saya saat saya senang, dan yang ngomelin orang yang sedang mengganggu saya.
Kalian the best !!
*yang ngerasa langsung iwak peyek style*


Jom lah langsung ke KUA !! eh maksud saya ke TKP !! -_-

Monday, August 26, 2013

DESKRIPSI DATA PENELITIAN

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Pendidikan merupakan perhatian utama bagi pemerintah, masyarakat dan media massa. Dunia pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan sumber daya manusia seutuhnya. Pendidikan dapat menjawab semua tantangan yang ditimbulkan akibat perkembangan teknologi yang pesat sesuai dengan kemajuan jaman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat merupakan bentuk nyata dari mutu pendidikan yang berkualitas.
Penelitian memiliki peranan yang sangat penting dalam menyikapi berbagai keilmuan. Agar penelitian berjalan baik dan untuk mengetahui kebenaran ilmiah, maka dilakukan sejumlah aturan atau pedoman sistematis yang kemudian disebut metode ilmiah atau prosedur ilmiah. Penyusunan proposal penelitian tidak bisa dihindari oleh seseorang yang ingin melakukan penelitian, untuk itu diperlukan persiapan yang semaksimal mungkin baik pemikiran, referensi, waktu maupun tenaga secara berkesinambungan.

Sunday, August 25, 2013

Back To Top Keren nan Cute di Blogmu !


Heiiii guyyss... 
Ketemu lagi nih..
Kali ini Putri nak kasih kalian tanda back to top yang comel banget buat kalian..
Mau kan :)

Caranya ini nihhh......

Saturday, August 24, 2013

Find My Pen Name . KEENAN ! :)


ATAU

Entah bosan atau apalah, tiba-tiba aku ingin dipanggil dengan nama lain ..

Tapi gak mungkin banget deh kalau aku usul ke orang tua.
PASTI, GAK BOLEH !
So, aku cari aja sendiri.
Setelah muter-muterin blog, dan terinspirasi oleh beberapa penulis terkenal. Aku mulai mencari satu panggilan.
Awalnya karena sahabatku yang selalu memanggil 2 kata awal nama ku, yapp

SAhabat KUsayang KAlian


Apa kamu ingat ketika kita besama ..
melewati segala rintangan yang ada didepan mata ..
Apa kamu ingat saat kita tertawa bersama ..
Berjuang demi masa depan bersama,
Semua telah kita lewati bersama ..
Berjanji untuk tidak saling menyakiti,
untuk tidak saling menghianati,
Berjanji sehidup semati,
Dan berjanji akan selalu menghormati,

Monday, August 19, 2013

Mengenang

"Tiba-tiba kenangan itu meluncur bersama sisa-sisa kaki Mr. Spider. 1 tahun yang lalu, 24 hari yang lalu. Aku, Kamu, Kami, Mereka, Dia, KITA!"(Ngutip di My Diary, 12 Agustus 2012)


Hahaha.. Baru pembukanya aja udah lebay yak ?
terus, masalah gitu buat elu :p


Yang pasti, gak tau kenapa mengapa aku jadi flashback gitu. Inget yang aneh-aneh -_-

  1. Baru masuk SD, kenalan sama Ana n Mila (BFF muaahhh :*)
  2. Waktu kelas 2 (SD) heboh surat terlarang *suratitu*
  3. Waktu kelas 3 (SD) , tiba-tiba punya ide gila bikin acara kembang api pakai batu bata di belakang gedung. sama Ana, Sarah, Mila . Tiba-tiba dateng pak Sudiman *jengjeng* DIHUKUM 
  4. Waktu kelas 4, ada murid baru . *lupanamanya* (maaf ya fina) lah itu ? ah ya namanya Fina !
  5. Waktu kelas 5, TheSESAR vs 5girls! #perangduniaketiga
  6. Masih Kelas 5, perang sama Adit dan Enggi *lupalupainget*
  7. Berpisah dengan Sarah :'(
  8. Sebangku sama Alan, ga suka banget di ceritain horor. Kalo kamu yang nyeritain horor banget, Lan ! sumpah!

Sunday, August 18, 2013

Biografi Affandi

Affandi dilahirkan di Cirebon pada tahun 1907, putra dari R. Koesoema, seorang mantri ukur di pabrik gula di Ciledug, Cirebon. Dari segi pendidikan, ia termasuk seorang yang memiliki pendidikan formal yang cukup tinggi. Bagi orang-orang segenerasinya, memperoleh pendidikan HISMULO, dan selanjutnya tamat dari AMS, termasuk pendidikan yang hanya diperoleh oleh segelintir anak negeri. Namun, bakat seni lukisnya yang sangat kental mengalahkan disiplin ilmu lain dalam kehidupannya, dan memang telah menjadikan namanya tenar sama dengan tokoh atau pemuka bidang lainnya.
Pada umur 26 tahun, pada tahun 1933, Affandi menikah dengan Maryati, gadis kelahiranBogor. Affandi dan Maryati dikaruniai seorang putri yang nantinya akan mewarisi bakat ayahnya sebagai pelukis, yaitu Kartika Affandi.
Sebelum mulai melukis, Affandi pernah menjadi guru dan pernah juga bekerja sebagai tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop di Bandung. Pekerjaan ini tidak lama digeluti karena Affandi lebih tertarik pada bidang seni lukis. Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah Hendra GunawanBarliSudarso, dan Wahdi serta Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938, melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerja sama saling membantu sesama pelukis.
Pada tahun 1943, Affandi mengadakan pameran tunggal pertamanya di Gedung Poetera Djakarta yang saat itu sedang berlangsung pendudukan tentara Jepang di Indonesia. Empat Serangkai–yang terdiri dari Ir. Soekarno, Drs. Mohammad HattaKi Hajar Dewantara, dan Kyai Haji Mas Mansyur–memimpin Seksi Kebudayaan Poetera (Poesat Tenaga Rakyat) untuk ikut ambil bagian. Dalam Seksi Kebudayaan Poetera ini Affandi bertindak sebagai tenaga pelaksana dan S. Soedjojono sebagai penanggung jawab, yang langsung mengadakan hubungan dengan Bung Karno.
Ketika republik ini diproklamasikan 1945, banyak pelukis ambil bagian. Gerbong-gerbong kereta dan tembok-tembok ditulisi antara lain “Merdeka atau mati!”. Kata-kata itu diambil dari penutup pidato Bung KarnoLahirnya Pancasila1 Juni 1945. Saat itulah, Affandi mendapat tugas membuat poster. Poster itu idenya dari Bung Karno, gambar orang yang dirantai tapi rantai itu sudah putus. Yang dijadikan model adalah pelukis Dullah. Lalu kata-kata apa yang harus ditulis di poster itu? Kebetulan muncul penyair Chairil AnwarSoedjojono menanyakan kepada Chairil, maka dengan enteng Chairil ngomong: “Bung, ayo Bung!” Dan selesailah poster bersejarah itu. Sekelompok pelukis siang-malam memperbanyaknya dan dikirim ke daerah-daerah. Dari manakah Chairil memungut kata-kata itu? Ternyata kata-kata itu biasa diucapkan pelacur-pelacur di Jakarta yang menawarkan dagangannya pada zaman itu.
Bakat melukis yang menonjol pada diri Affandi pernah menorehkan cerita menarik dalam kehidupannya. Suatu saat, dia pernah mendapat beasiswa untuk kuliah melukis di SantiniketanIndia, suatu akademi yang didirikan oleh Rabindranath Tagore. Ketika telah tiba di India, dia ditolak dengan alasan bahwa dia dipandang sudah tidak memerlukan pendidikan melukis lagi. Akhirnya biaya beasiswa yang telah diterimanya digunakan untuk mengadakan pameran keliling negeri India.
Sepulang dari IndiaEropa, pada tahun lima puluhan, Affandi dicalonkan oleh PKI untuk mewakili orang-orang tak berpartai dalam pemilihan Konstituante. Dan terpilihlah dia, seperti Prof. Ir. Saloekoe Poerbodiningrat dsb, untuk mewakili orang-orang tak berpartai. Dalam sidang konstituante, menurut Basuki Resobowo yang teman pelukis juga, biasanya katanya Affandi cuma diam, kadang-kadang tidur. Tapi ketika sidang komisi, Affandi angkat bicara. Dia masuk komisi Perikemanusiaan (mungkin sekarang HAM) yang dipimpin Wikana, teman dekat Affandi juga sejak sebelum revolusi.
Lalu apa topik yang diangkat Affandi? “Kita bicara tentang perikemanusiaan, lalu bagaimana tentang perikebinatangan?” demikianlah dia memulai orasinya. Tentu saja yang mendengar semua tertawa ger-geran. Affandi bukan orang humanis biasa. Pelukis yang suka pakai sarung, juga ketika dipanggil ke istana semasa Suharto masih berkuasa dulu, intuisinya sangat tajam. Meskipun hidup di zaman teknologi yang sering diidentikkan zaman modern itu, dia masih sangat dekat dengan fauna, flora dan alam semesta ini. Ketika Affandi mempersoalkan ‘Perikebinatangan’ tahun 1955, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup masih sangat rendah.
Affandi juga termasuk pimpinan pusat Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), organisasi kebudayaan terbesar yang dibubarkan oleh rezim Suharto. Dia bagian seni rupa Lembaga Seni Rupa) bersama Basuki Resobowo, Henk Ngantung, dan sebagainya.
Pada tahun enampuluhan, gerakan anti imperialis AS sedang mengagresi Vietnam cukup gencar. Juga anti kebudayaan AS yang disebut sebagai ‘kebudayaan imperialis’. Film-film Amerika, diboikot di negeri ini. Waktu itu Affandi mendapat undangan untuk pameran di gedung USIS Jakarta. Dan Affandi pun, pameran di sana.
Ketika sekelompok pelukis Lekra berkumpul, ada yang mempersoalkan. Mengapa Affandi yang pimpinan Lekra kok pameran di tempat perwakilan agresor itu. Menanggapi persoalan ini, ada yang nyeletuk: “Pak Affandi memang pimpinan Lekra, tapi dia tak bisa membedakan antara Lekra dengan Lepra!” kata teman itu dengan kalem. Karuan saja semua tertawa.
Meski sudah melanglangbuana ke berbagai negara, Affandi dikenal sebagai sosok yang sederhana dan suka merendah. Pelukis yang kesukaannya makan nasi dengan tempe bakar ini mempunyai idola yang terbilang tak lazim. Orang-orang lain bila memilih wayang untuk idola, biasanya memilih yang bagus, ganteng, gagah, bijak, seperti; Arjuna, Gatutkaca, Bima atau Werkudara, Kresna.
Namun, Affandi memilih Sokasrana yang wajahnya jelek namun sangat sakti. Tokoh wayang itu menurutnya merupakan perwakilan dari dirinya yang jauh dari wajah yang tampan. Meskipun begitu, Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel) mengabadikan wajahnya dengan menerbitkan prangko baru seri tokoh seni/artis Indonesia. Menurut Helfy Dirix (cucu tertua Affandi) gambar yang digunakan untuk perangko itu adalah lukisan self-portrait Affandi tahun 1974, saat Affandi masih begitu getol dan produktif melukis di museum sekaligus kediamannya di tepi Kali Gajahwong Yogyakarta.

Wednesday, August 14, 2013

Seni Rupa Prasejarah di Indonesia

Menurut Soekmono, zaman prasejarah Indonesia dibagi dalam:
     1. Zaman Batu
      Paleolithicum (zaman batu tua)
      Mesolithicum (zaman batu tengah)
      Neolithicum (zaman batu muda) 
2. Zaman Logam
      Zaman Tembaga
      Zaman Perunggu
      Zaman Besi
            Pada dasarnya logam memiliki banyak kelebihan seperti mudah dibentuk, tahan lama, lambat laun logam ini semakin menggeser benda-benda yang dibuat dari batu. Alat-alat dari batu akhirnya
berfungsi sebagai benda pusaka dan lambat laun kehilangan nilai praktisnya, hal ini lebih dikenal sebagai masa perundagian (Kusnadi dkk, 1971:8)
Manusia pendukung zaman ini adalah Pithecantropus, Homo Soloensis, Homo Wajakensis, Papua Melanesoide, Austronesia (indonesia).

Corak Peninggalan
            Secara umum Soedarso Sp. Menyatakan ada tiga corak seni rupa prasejarah Indonesia:
a. Corak Monumental
Terutama pada corak neolithicum, karya seni rupanya bercirikan:
      Tokoh nenek moyang diujudkan dalam bentuk tiga dimensional secara frontal
      Motif simbolik; kedok, pohon hayat, tanduk kerbau
      Irama garis bersudut-sudut, sederhana, kaku sehingga menimbulka kesan monumental
b. Corak Dongson
      Pengaruh dari daerah Tonkin China
      Dekoratif
      Kurang Simbolik
      Motif Hias: tumpal, spiral terdapat pada moko dan nekara
c. Corak Chow Akhir
      Tidak Simetris
      Garis irama (melengkung-lengkung memenuhi semua permukaan)
      Hanya terdapat di Kalimantan

Jenis Peninggalan 
a. Seni Lukis
Seni lukis adalah suatu pengucapan artistic yang ditumpahkan dalam bidang dua dimensional dengan menggunakan garis dan warna.
            Nenek moyang melukis pada dinding goa dimana mereka tinggal. Contoh di gua leang-leang, lukisan cap-cap tangan diperkirakan berumur 4.000 tahun. ada tradisi purba masyarakat setempat yang menyebutkan, gambar tangan dengan jari lengkap bermakna sebagai penolak bala, sementara tangan dengan empat jari saja berarti ungkapan berdukacita. Gambar itu dibuat dengan cara menempelkan tangan ke dinding gua, lalu disemprotkan dengan cairan berwarna merah. Sat pewarna ini mungkin  dari mineral merah (hematite) yang banyak terdapat di sekitar gua (di batu-batuan dan di dasar sungai di sekitar gua), ada pula yang mengatakan dengan batu-batuan dari getah pohon yang dikunyah seperti sirih.
   Selain itu ada lukisan babi hutan yang sedang diujudkan dengan garis-garis merah, terdapat bekas tonjokan benda tajam di lehernya. Motif yang lain adalah gajah, ular dan kerbau(tetonisme).   Hal ini dianggap oleh nenek moyang kita dapat menimbulkan kekuatan magis(dynamisme).
Karena kepercayaan yang variatif, maka timbulah:
Animisme
       (pemujaan batu/gunung sebagai simbol roh nenek moyang)
Dynamisme
      (kekuatan benda (lukisan/patung ) dan tumbuhan tertentu dianggap mempunyai kekuatan gaib)
Totemisme
       (binatang dianggap masih erat hubungannya dengan bangsa tertentu)
Manisme
      (arwah nenek moyang yang dipuja dengan upacara tertentu)
      contoh: selamatan atau kenduri dengan saji-sajian tertentu.

b. Seni Hias
Seni hias dimaksudkan untuk menambah keidahan dari karya yang diciptakan. Dari kegunaannya seni hias dibedakan menjadi:
      Hiasan Pasif, berfungsi hanya untuk menambah keindahan saja, contoh hiasan tempel dinding.
      Hiasan aktif, sebagai penambah kekuatan suatu bangunan (benda yang dihiasi) serta menambah keindahannya. Contoh tiang figure wanita.
      Hiasan Simbolis, sebagai lambing dan menambah keindahan. Contoh swastika dan bulan bintang
      Hiasan mekanis, disamping menambah keindahan juga mengandung ilmu pesawat atau ilmu alam. Contoh pangkal petir bentuk naga.

Pada zaman prasejarah seni hias banyak digunakan pada perabot rumah tangga, jimat dan sebagai alat upacara adat. Motif-motifnya diyakini mempunyai kekuatan magis.
            Pola hias geometris (garis, titik, bidang ke ilmu ukuran) adalah pola yang paling banyak digunakan. Pola yang lain adalah tumpal, meader, pilin berganda, swastika, pola-pola ini dinggap mengandung arti social, religious dan geografis. Pola hias lain aalah polygon, animal, vegetal, dan vigural.

c. Seni Kriya
1. Gerabah
Banyak ditemukan pada zaman neolithicum. Pembuatan gerabah masih sederhana dengan pola hiasan anyaman, toheran, garis-garis sejajar dan lingkaran. Perkembangan selanjutnya, masa perundagian, pola hias berkembang dari lingkaran memusat menjadi titik dan lengkungan, pola anyaman, tumpal dan tangga maupun meader.
2. Benda Perunggu
Zaman perunggu berlangsung kurang lebih 500 tahun SM. Teknik pembuatannya adalah a cire perdue (cetak hilang, hanya sesekali untuk mencetak). Contoh di Bali ditemukan cetak nekara dari batu. Yang dicetak dengan cetakan batu adalah nekara lilin, sedangkan nekara perunggunya dicetak dengan a cire perdue. Di jaman sekarang orang membuat cetakan yang dapat dipakai berkali-kali disebut bivalve (dua setangkup).
Perunggu berasal dari campuran tembaga dengan timah putih yang membuat perunggu lebih tahan lama disbanding dengan besi.
Contoh seni kriya logam perunggu:
      Kapak corong/ kapak sepatu
Kapak corong yang salah satu sisinya lebih panjang disebut candrasa.
      Nekara
Nekara adalah sejenis genderang perunggu tertutup bagian sisi atasnya, berpinggang tengah dan bertangkai. Nekara dianggap suci dan dipuja karena merupakan bagian bulan yang jatuh dari langit. Nekara yang ditemukan di Indonesia tidak semua berasal dari daratan Asia,tetapi ada pula yang berasal dari Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan penemuan cetakan nekara yang terbuat dari batu di desa Manuaba, Bali. Dan cetakan tersebut kini disimpan di dalam pure desa tersebut.

Seni Kriya Lainnya
Seni kriya zaman perunggu diantarannya; gelang, biggel, anting-anting, kalung, cincin dan bejana.
      Seni Bangun Megalithicum
Kemunculan seni bangun pada masa itu dipengaruhi oleh adat pemujaan roh nenek moyang, maka agar dapat berkomunikasi dengan roh nenek moyang yang dipujanya dibuat lambang-lambang tertentu seperti gambar, patung, kedok, menhir, dolmen, sakofah, keranda, punden berundak, kubur batu dan manik-manik.
Contoh Seni Bangun Megalithicum
      Menhir
Adalah tugu atau tiang batu yang didirikan sebagai tanda peringatan dan melambangkan roh nenek moyang sehingga menjadi benda pujaan (animisme).
      Dolmen
Adalah meja batu berkaki menhir sebagai meja saji untuk memuja roh nenek moyang dan sebagai tanda makam.
      Sarkofah atau Keranda
Berbentuk seperti palung/lesung bertutup berfungsi untuk mengubur mayat(peti kubur).
      Punden berundak-undak
Bangunan pemujaan yang disusun bertingkat dengan menhir atau patung yang diletakkan diatas guna memuja roh nenek moyang.
      Seni Patung atau Arca
Di zaman megalithicum akhir  contohnya adalah batu gajah, Cirinya adalah dinamis. Sedangkan menhir, dolmen, sarkofah merupakan gaya yang lebih tua(gaya monumental).
Benda lain yang berfungsi sebagai kepentingan sehari-hari, misalnya kapak perimbas/chooper, kapak penetak/chopping tool, pahat genggam/hand exe, proto kapak genggam/prtoto hand axe yang dibuat menggunakan bahan baku kaseldon, yapsis, kersikan, batu endap dan batuan tufa.
Kapak-kapak zaman Mesolithikum disebut “hache courte” atau kapak pendek yang banyak ditemukan dikjokkenmoddinger Sumatra Timur.

Tuesday, August 13, 2013

Kumpulan cerita Dee lewat MADRE

 

Madre. Begitulah buku ini berjudul. Buku ini terdiri dari 13 karya satra Dewi Lestari atau yang biasa dikenal dengan Dee. karya sastra tersebut antara lain karya fiksi maupun prosa pendek. setelah cukup sukses dengan buku fiksi filosofi kopi pada tahun 2006 dan Rectoverso pada tahun 2008, Dee kembali memanjakan penggemarnya dengan buku ini.

Kisah pertama pada buku ini berjudul Madre sama dengan judul buku ini. Madre mengisahkan bagaimana sejarah hidup seseorang berubah dalam sehari hanya dengan sebuah kunci sebuah lemari es yang berisi Madre. Kemudia Madre ini pun yang mngubah nasib dan arah masa depan dirinya tanpa persiapan apapun. Yang akhirnya dapat menghidupkan toko kue tua dan mendapatkan masa depan yang lebih baik.


Berawal dari kematian sebuah kakek keturunan Tionghoa yang memberikan warisan. ternyata diketahui bahwa sejarah hidupnya selama ini berubah, ternyata Tansen memiliki seperempat darah tionghoa dari kakeknya dan seperempat darah india dari neneknya yang keduanya meninggalkan sebuah Madre. Madre berasal dari kata spanyol yang berarti 'ibu' dan dalam hal ini merupakan biang roti yang sangat tua. sang kakek yakin, hanya keturunan langsungnyalah yang dapat menghidupkan toko kue tradisional itu. 


Tansen yang awalnya merupakan pekerja serabutan di Bali dengan segala kebebasannya dan melampiaskan semua kebebasannya di blog pribadinya, akhirnya memilih untuk mengubah masa depannya dan memajukan toko kue milik kakek neneknya tersebut. selama mengembangkan toko ini pulalah, Tansen bertemu dengan penggemar pembaca blognya yang juga merupakan pengusaha toko kue. dan dengan tekad yang kuat akhirnya toko kue tradisional itupun kembali hidup dan menghidupi semua karyawan yang seusia kakek neneknya.

selain cerita tentang madre, pada buku ini juga terdapat berbagai kisah seperti dialog seorang ibu dengan janinnya, dilema antara cinta dan persahabatan sampai cerita tentang kemerdekaan dan perjuangan.


Pada bagian akhir buku ini, dikisahkan bagaimana dua orang sahabat, laki-laki dan permpuan yang saling mengisi kesendirian mereka dengan berbeda cara dan akhirnya disatukan dengan cinta. sang wanita mengisi kekosongan dengan mencari dan mengonta ganti kekasih dan sang pria mengisi kekosongan hidupnya dengan mengikuti rutinitas yang selalu dia lakukan dari seni ke minggu dari bulan kebulan, tahun ke tahun. kemudian di satu kondisi akhinya mereka bertemu dan mengakui bahwa ada ketertarikan dari awal dan seperti kisah lainnya, mereka hidup bersama. Namun, Dee menuliskannya dengan gaya bahasanya yang mebuat orang terhanyut disetiap katanya.



makanya ayokkk... beliiii :D

Monday, August 12, 2013

Happy Birthday To Me !

 

uwooooooooooooooooo. 12 Agustus umurku dah 14. aduhhh makin menua aku wkwkwkw. peace!!! mmm.. makasih yaaaaa buat yang udah ngucapin...
 buat yang lupa makasih jugaaa..
Ahahahah...
Maaf ya ni postingan gak jelas , yang penting aku tetap ulang tahun.

*Egois Nih Ceritanya*
plakkk... parah lah.

Eittsss.. Doain aja ya , moga Putri bisa tetep Ngeshare di blog ini.
Aaaaaaaamiiiiiiiiiinnn....


-_- THE END -_-

Sunday, August 4, 2013

Geisha - Seharusnya Percaya

Jujur membuatku serba salah
Tak jujur membuatku semakin salah
Lalu harus bagaimana lagi
Agar kau terima
Sungguh ku tak berdusta

Sungguh mati ku tak menyangka
Emosi mu yang tak pernah kau jaga
Hingga kini tak dapat ku trima
Haruskahku terluka
Agar kau bahagia

Cinta harusnya kau percaya
Cinta pastikan setia
Jika kau mengerti yang sebenarnya

Sungguh mati ku tak menyangka
Emosi mu yang tak pernah kau jaga
Hingga kini tak dapat ku trima
Haruskahku terluka
Agar kau bahagia

Cinta harusnya kau percaya
Cinta pastikan setia
Jika kau mengerti yang sebenarnya
Cinta harusnya kau tak marah
Semua kan baik saja
Mengertilah seharusnya kau percaya

Ho ho ho hoooo....
Jangan pernah berfikir ku tak cinta
Semestinya kita jujur bicara

Cinta harusnya kau percaya
Cinta pastikan setia
Jika kau mengerti yang sebenarnya
Cinta harusnya kau tak marah
Semua kan baik saja
Mengertilah seharusnya kau percaya